Malaysian Business Locations Directory

ONEXOX Peneraju Prabayar Kadar Jimat

Tuesday, January 8, 2013

Di suatu senja sepulang kerja, saya masih berkesempatan untuk ngurus tanaman di depan rumah, setelah hampir satu jam saya membersihkan dan menyirami tanaman, terdengar suara tukang bakso dorong lewat.

Sambil menyeka keringat, saya panggil tukang bakso itu dan saya memesan beberapa mangkok bakso, setelah saya tanya anak-anak juga pada mau makan bakso.

Selesai makan bakso, lalu saya membayarnya, ada satu hal yang menggelitik fikiran saya selama ini ketika saya membayarnya, si tukang bakso memisahkan uang yang diterimanya, di mana yang satu disimpan dilaci, yang satu ke dompet dan yang lainnya disimpan di kaleng bekas kue semacam kencleng, atas rasa penasaran lalu saya bertanya :

"Mas kalau boleh tahu, kenapa uang-uang itu Mas pisahkan, barangkali ada maksud dan tujuan?", kata saya.

Tukang bakso menjawab: "Iya Pak, selama 17 tahun saya menjadi tukang bakso, setiap hari saya selalu memisahkannya, ya tujuannya sederhana saja, saya hanya ingin memisahkan mana yang menjadi hak saya, mana yang menjadi hak orang lain atau tempat ibadah dan mana yang menjadi hak cita-cita penyempurnaan iman".

Mendengar jawaban seorang tukang bakso itu saya benar-benar terkejut dan saya melanjutkan bertanya.

"Maksudnya Mas...?",

Sambil bersandar di tembok pagar rumah saya tukang bakso itu menjawab: "Iya Pak, kan agama dan Allah menganjurkan Kita agar bisa berbagi dengan sesama, dan saya membagi 3, dengan pembagian:

1. Uang yang masuk ke dompet, artinya untuk memenuhi keperluan hidup sehari-hari saya dan keluarga.

2. Uang yang masuk ke laci, artinya untuk infaq/sedekah, atau untuk melaksanakan ibadah Qurban, dan Alhamdulillah selama 17 tahun menjadi tukang bakso, saya selalu ikut qurban seekor kambing, meskipun kambingnya yang ukuran sedang saja.

3. Uang yang masuk ke kencleng, karena saya ingin menyempurnakan agama yang saya pegang yaitu Islam dan Islam mewajibkan kepada umatnya yang mampu untuk melaksanakan ibadah haji dan ibadah haji ini tentu butuh biaya yang besar maka saya berunding dengan istri dan istri menyetujui bahwa disetiap penghasilan harian hasil jualan bakso ini, saya harus menyisihkan sebagian penghasilan sebagai tabungan haji, dan insya Allah selama 17 tahun menabung, sekitar 2 tahun lagi saya dan istri akan melaksanakan ibadah haji.

Terus terang sedikitpun saya tidak menyangka akan mendapat jawaban seperti itu dari seorang tukang bakso, hati saya benar-benar sangat tersentak juga tersentuh mendengar jawaban itu. Sungguh sebuah jawaban sederhana yang sangat mulia. Bahkan mungkin kita yang memiliki nasib sedikit lebih baik dari tukang bakso tersebut, belum tentu memiliki Pikiran dan rencana indah dalam hidup seperti itu dan seringkali berlindung di balik kata tidak mampu atau belum ada rezeki.

Sahabat ...

Terus saya melanjutkan pertanyaan :

"Iya memang itu bagus Mas, tapi kan ibadah haji itu hanya diwajibkan bagi yang mampu, termasuk memiliki kemampuan dalam biaya..." kata saya.

Tukang bakso menjawab: "Itulah sebabnya Pak, saya justru malu kalau bicara soal mampu atau tidak mampu ini, karena definisi mampu itu bukan hak Pak RT atau Pak RW, bukan hak Pak Camat ataupun MUI. Definisi "mampu" adalah sebuah Definisi di mana Kita diberi kebebasan untuk mendefinisikannya sendiri, kalau kita mendefinisikan diri sendiri sebagai orang tidak mampu, maka mungkin selamanya kita akan menjadi manusia tidak mampu, sebaliknya kalau kita mendefinisikan diri sendiri, "mampu", maka insya Allah dengan segala kekuasaan dan kewenangannya, Allah akan memberi kemampuan pada kita".

Subhanallah, betapa mulianya tukang bakso ini, sama sekali saya tidak menyangka akan mendengar sebuah jawaban elegan dari seorang tukang bakso, yang tentunya patut kita semua contoh.

Sahabat ...

Percakapan singkat saya dengan tukang bakso yang sederhana ini, semoga memberi hikmah terbaik bagi kehidupan kita. Aamiin...

Posted on Tuesday, January 08, 2013 by wirajiwa Faintallah

No comments

Wednesday, December 19, 2012

Sebenarnya, artikel ni saya dapat dari sebuah blog. Dan kebetulan ia mirip kepada permasalahan anda, cuma bezanya 'tingkat keterlanjuran tersebut'. Jadi saya rasa, Mungkin kita bisa sama-sama menghayatinya. Semoga Allah memberi kita kefahaman dan kekuatan untuk kearah akhlak yang lebih cemerlang.
Dan sebelum dari itu. Terimalah sepatah dua kata dari saya. Sebenarnya, tidak ada manusia yang tidak melakukan kesalahan. Tetapi itu tidak bermakna kita harus terus berada didalam kesalahan tersebut. Iblis itu sentiasa membisikan rasa putus asa kepada keampunan ALLAH. Melalaikan mereka supaya melewatkan taubat, lalu mereka merasa jauh dari rahmat Allah dan mereka berputus asa. Dan merasa diri sendiri itu tidak ada harapan lagi.
Sebenarnya, tidak ada dosa yang tidak diampunkan oleh ALLAH apabila hamba-hambaNYA bertaubat kepadanya.
Dan sesungguhnya manusia itu lalai dan pelupa sifatnya. Apabila pagi dia bertaubat kepada ALLAH, nescaya pada petangnya dia bermaksiat semula kepadaNYA.
Dan pada malamnya dia bertaubat kepada ALLAH, namun di sebelah paginya dia akan bermaksiat semula kepada ALLAH. Namun demikian, Allah itu maha pengampun dan Maha Mengasihani, janganlah berputus asa kepadaNYA.
“Dan sesiapa yang melakukan kejahatan atau menganiaya dirinya sendiri (dengan melakukan maksiat) kemudian ia memohon ampun kepada Allah, nescaya ia akan mendapati Allah Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani.”[Al-Quran Surah An-Nisa : 10 ]
Dia-lah yang telah mentakdirkan adanya mati dan hidup (kamu) - untuk menguji dan menzahirkan keadaan kamu: siapakah di antara kamu yang lebih baik amalnya; dan Ia Maha Kuasa (membalas amal kamu), lagi Maha Pengampun, (bagi orang-orang yang bertaubat). [AL-QURAN SURAH Al-Mulk: 2]
“Dan, orang – orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiayai diri mereka sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa – dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain Allah?..”(QS. Surah Ali –Imran : 135)
“dan barangsiapa mengerjakan kejahatan dan menganiayai dirinya, kemudian ia memohon ampun kepada Allah, nescaya ia mendapati Allah Maha Pengampun Lagi Maha Penyayang (QS. Surah An – Nisa’ : 110)
* HARAP KITA SAMA-SAMA DAPAT MENIMBA PENGETAHUAN . amin

Assalamu’alaikum Bro Azrul …

First of all I like to say thanks for creating myjodoh. I am now engaged to a kind man and we are getting married soon. My problem is that he doesn’t know much about my past. I have made a mistake in the past that I regret very much. I’ve given up something that is very precious, something that only should be given to a rightful husband. I feel so sorry for him by keeping this up. Yet, I afraid that I couldn’t find another as kind as him. Please advice.

Terjemahan :
Assalamu’alaikum Bro Azrul,
Pertama, saya ingin mengucapkan terima kasih kerana membina myJodoh. Saya telah bertunang dengan seorang lelaki yang baik dan akan berkahwin tidak lama lagi. Masalah saya adalah beliau tidak banyak mengetahui tentang kisah silam saya. Saya telah melakukan kesilapan dan saya amat menyesali perbuatan itu. Saya telah kehilangan sesuatu yang berharga, sesuatu yang hanya patut diberikan kepada seorang suami yang sah. Saya merasa kesal kerana merahsiakan hal ini daripada beliau. Namun, saya khuatir tidak akan menjumpai lagi lelaki sebaik beliau. Please advice.
Jawapan :

(Artikel yang amat fakir ini bukan khusus untuk menjawab soalan di atas. Namun, mudah-mudahan ia sedikit sebanyak dapat membantu dalam mencari jawapan. Mudah-mudahan para pembaca dapat memberi pandangan, terima kasih.)
Ini adalah suatu kesulitan yang amat besar. Cerita salah, tak cerita rasa bersalah. Ditelan mati emak, diluah mati bapa. Namun seperti biasa, apabila kita menghadapi kebuntuan di dalam sesuatu hal, kembalilah kita merujuk Al-Quran dan hadith.
Secara ringkasnya, seseorang hanya disunatkan mengaku bersalah pada semua jenis kesalahan kecuali yang boleh mengakibatkan hukum dera, seperti berzina dan mencuri. Islam telah menganjurkan agar seseorang yang telah melakukan kesalahan tersebut menyimpan rahsia dan bertaubat nasuha. [1]

Di dalam sebuah riwayat yang diceritakan oleh Abu Hurairah r.a., seorang lelaki dari kalangan orang Islam datang kepada Rasulullah s.a.w ketika baginda sedang berada di masjid. Lelaki itu memanggil baginda s.a.w, “Wahai Rasulullah! Sesungguhnya aku telah melakukan zina.” Rasulullah s.a.w berpaling darinya dan menghadapkan wajahnya ke arah lain.
Lelaki itu berkata lagi kepada baginda, “Wahai Rasulullah! Sesungguhnya aku telah melakukan zina.” Sekali lagi Rasulullah s.a.w berpaling daripadanya.
Perkara itu berlaku sebanyak empat kali. Apabila dia mengaku ke atas dirinya sampai empat kali, akhirnya Rasulullah s.a.w memanggilnya dan bersabda, “Adakah kamu gila?”
Lelaki itu menjawab, “Tidak.”
Rasulullah s.a.w bertanya lagi, “Apakah kamu sudah berkahwin atau berumah-tangga?”
Lelaki itu menjawab, “Ya”.
Maka Rasulullah s.a.w bersabda kepada para sahabatnya, “Bawalah dia pergi dan laksanakanlah hukuman rejam ke atas dirinya.”[2]
Berdasarkan tingkah laku Rasulullah s.a.w. inilah, para ulama berpendapat bahawa dianjurkan untuk tidak mengaku berzina di hadapan seorang hakim. Lalu mengapa pula perkara itu perlu disebut di hadapan orang lain?
Rasulullah s.a.w pernah menyatakan, “Setiap umatku diampunkan dosanya kecuali yang menyatakan secara terang-terangan (telah melakukan dosa). Termasuk terang-terangan ialah seseorang yang melakukan dosa pada malam hari, sehingga waktu pagi rahsianya ditutupi oleh Allah, (tetapi) waktu paginya dia berkata: Hai Si anu, semalam aku telah melakukan itu dan ini (dosa), sedangkan Allah menutup perbuatannya (dari pengetahuan manusia) sepanjang malam itu. Sepanjang malam itu Allah menutup rahsianya (perbuatan dosa), tetapi waktu pagi dia membuka apa yang telah ditutup oleh Allah.”[3]
Di dalam Tafsir Al-Azhar, karangan Prof Dr. Hamka, diceritakan pada zaman permerintahan Umar Al-Khattab r.a. terdapat seorang wanita yang telah berzina dan telah mencemarkan nama baik diri sendiri dan abangnya. Beliau merasa kecewa dengan kehidupan dan bertekad untuk melakukan dosa yang lebih besar lagi, iaitu membunuh diri.
Wanita tersebut cuba memotong urat lehernya dengan sebilah pisau. Namun beliau sempat diselamatkan oleh abangnya, lalu dirawati. Setelah sembuh, beliau dipindahkan ke rumah bapa saudara mereka di Madinah. Di sanalah beliau mula memperbaiki kehidupannya dengan bertaubat dan taat beribadat sehingga menjadi seorang wanita yang warak.
Tidak lama kemudian, beliau telah dipinang. Bapa saudaranya berasa gelisah lalu berjumpa dengan Khalifah Umar Al-Khattab r.a. untuk mengadu. Mana mungkin seorang wanita yang pernah terlanjur berkahwin sedangkan perkara itu telah dinyatakan dengan terang dalam surah An-Nur ayat 3, “Lelaki yang berzina tidak dinikahi melainkan dengan perempuan yang berzina atau perempuan musyrik dan perempuan yang berzina itu tidak dinikahi melainkan dengan lelaki yang berzina atau lelaki musyrik. Demikian itu terlarang kepada orang yang beriman.”
Bapa saudara wanita itu juga menyatakan kepada Umar tiada sesiapa yang mengetahui hal ini, hanya kepada Umar sahaja perkara ini dirujuk.
Lalu berkata Umar r.a., “Jangan engkau sekali-kali membuka rahsia ini kepada orang lain. Tutup mulutmu rapat-rapat. Sekiranya engkau berani menceritakan, nescaya hukuman ke atasmu amat berat. Sekarang, anak saudaramu itu wajib dikahwinkan secara layaknya perkahwinan orang-orang terhormat.”
Penasihat Umar ketika itu, Ubay Bin Ka’ab r.a. juga berada di sisi dan mengetahui hal berkenaan. Ubay r.a. juga telah dipesan supaya merahsiakan hal berkenaan. Lalu berkata Ubay r.a., “Keputusanmu amat tepat wahai Amiril Mukminin, sedangkan orang yang musyrik lagi diterima taubatnya …”[4]
Firman Allah di dalam Surah Al-Anfal ayat 29, “Wahai orang-orang yang beriman! Jika kamu bertaqwa kepada Allah, nescaya Ia mengadakan bagi kamu (petunjuk) yang membezakan antara yang benar dengan yang salah, dan menghapuskan kesalahan-kesalahan kamu, serta mengampunkan (dosa-dosa) kamu. Dan Allah (sememangnya) mempunyai limpah kurnia yang besar.”
Di dalam surah As-Syura ayat 25 Allah telah berfirman, “Dan Dia lah Tuhan yang menerima taubat dari hamba-hambaNya (yang bertaubat) serta memaafkan kejahatan-kejahatan (yang mereka lakukan); dan Ia mengetahui akan apa yang kamu semua kerjakan.”
Pada surah An-Nisa ayat 10 pula, berfirman Allah lagi, “Dan sesiapa yang melakukan kejahatan atau menganiaya dirinya sendiri (dengan melakukan maksiat) kemudian ia memohon ampun kepada Allah, nescaya ia akan mendapati Allah Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani.”
Terdapat banyak lagi ayat-ayat di dalam Al-Quran dan hadith-hadith yang menunjukkan Allah itu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Ini adalah kerana, menurut sebuah riwayat daripada Rasulullah s.a.w., “Sekiranya kamu semua tidak ada yang melakukan dosa, nescaya Allah akan menciptakan suatu makluk yang baru, yang melakukan dosa, lalu mereka memohon keampunan daripadaNya, kemudian Allah mengampuni mereka.” [5]
Kita harus bersyukur kerana masih lagi beragama Islam dan mengaku Allah itu satu serta nabi Muhammad itu pesuruh Allah. Sedangkan di luar sana ramai yang telah jauh terpesong, ramai yang tergolong dari kalangan anti-hadith atau anti-sunnah, ramai terjebak dengan ajaran sesat dan yang paling buruk ialah murtad.
Sekiranya seseorang itu ikhlas bertaubat, sudah tentu Allah bersedia memberi keampunan dan limpah kurniaNya. Keampunan Allah dan rahmatNya akan memberi kesan bagaimana manusia sekeliling melayani dan menerima dirinya.
Wallahu’alam ..
[1] Bahrul Mazi, Sheikh Idris Al-Marbawi rah., Jilid 10, “Bab Yang Datang Ia Pada Mengajar Jangan Mengaku Berjahat Pada Hukum Dera”, Masalah 121.
[2] http://hadith.al-islam.com/, Sahih Muslim: #3202
[3] http://hadith.al-islam.com/, Sahih Muslim: #5306, http://hadith.al-islam.com/, Sahih Bukhari: #5608,
[4] Tafsir Al-Azhar, Prof Dr. Haji Abdul Malik Abdul Karim (HAMKA), Pustaka Panjimas, Jakarta, 1982. Juzuk 18, ms 132.
[5] http://hadith.islam.com , Sahih Muslim # 4934

Posted on Wednesday, December 19, 2012 by wirajiwa Faintallah

No comments

Tuesday, December 11, 2012

Arakani mengatakan bahwa warga Muslim di perbatasan Bangladesh menunggu bantuan tanpa adanya harapan karena Pemerintah Myanmar menutup pintu perbatasan.

Muslim Rohingya Dibunuh karena Menolak Dimurtadkan !

“Telah diizinkan berperang bagi orang-orang yang diperangi, karena sesungguhnya mereka dizalimi. Dan, sungguh Allah Maha-Kuasa menolong mereka itu, (yaitu) orang-orang yang diusir dari kampung halamannya tanpa alasan yang benar, hanya karena mereka berkata, “Tuhan kami hanyalah ALLAH…!” (QS al-Hajj: 39-42)

PAKISTAN (salam-online.com): Salah seorang delegasi Myanmar mengatakan pada Jama’at-e-Islami Pakistan bahwa para warga Muslim Rohingya di Myanmar dibantai dan diusir karena mereka menolak mengubah keyakinannya alias tak mau dimurtadkan.

Jama’at-e-Islami sebelumnya pun mengecam keras peristiwa berdarah di Myanmar itu.

Pimpinan delegasi itu, Noor Husain Arakani bertemu dengan Jama’at-e-Islami di Mansoora, Pakistan, pada Rabu (25/7/2012) kemarin dan menceritakan pembantaian di Rohingya.


Arakani juga menceritakan kepada organisasi yang didirikan Sayyid Abul A’la al-Maududi itu, bagaimana, misalnya, warga Muslim Myanmar dipaksa untuk berpindah keyakinan dan mengalami penyiksaan. Mereka dipaksa untuk memakan daging babi dan minum minuman keras. Di beberapa tempat lainnya, mereka juga dibakar hidup-hidup dan tidak diperbolehkan menggunakan ponsel.

Pemimpin Jama’ah-e-Islami Pakistan: Sayyid Munawwar Hassan

Sementara itu, Pemimpin Jama’at-e-Islamidi Pakistan Sayyid Munawwar Hassan menuntut komunitas internasional, khususnya para petinggi negara Muslim untuk menekan Pemerintah Myanmar dan menghentikan aksi pembantaian terhadap warga Muslim Rohingya.

Pemerintah Myanmar juga diminta agar menjamin hak-hak warga Rohingya. Jama’at-e-Islami pun sudah membentuk badan amal khusus untuk Muslim Rohingya.

“Puluhan ribu warga Muslim Myanmar yang ada di perbatasan Myanmar dan Bangladesh membutuhkan bantuan kemanusiaan. Mereka disiksa oleh angkatan bersenjata. Namun komunitas internasional, media, dan badan-badan HAM hanya terdiam,” ujar Munawwar, seperti dikutip The News, Kamis (26/7/2012).

Bersamaan dengan itu, Sekretaris Jenderal Liga Muslim Pakistan Muhammad Ali Saif mendesak seluruh negara Islam agar menolong warga Muslim di Myanmar dari kekejaman Angkatan Bersenjata Myanmar dan sejumlah komunitas di negeri ini. Sejauh ini, 500 desa yang dihuni warga Muslim di Myanmar telah dibakar.

Published on 11 December 2012

Posted on Tuesday, December 11, 2012 by wirajiwa Faintallah

No comments

Di copy paste dari wall seorang teman FB
Tuduhan Kepada Guru Tidak Betul

Ada segelintir ibu bapa atau mungkin yang belum menjadi ibu atau bapa mempersoalkan peranan guru. JOMMMM …. layan sembang orang kampong.. baru kita tahu siapa sebenarnya sape CIKGU tu…

A : Ehhhh…. Anak sape yang duk menangis dari td tu..?
B : Anak cikgu Peah… kenapa…?

A : Kesian budak tu, mak dia tak ada ke…?
B : Mak dia pergi sekolah, anak yang kecik tu suami dia la yang tengok2 kan……

A : Biar betull…. Malam-malam macam ni pon pegi skolah jugak…?
B : Yea lah… anak orang lain nak exam dia pulak yang bertungkus lumus… biasanya buat kelas tambahan la tuuuu…. Pastu sembahyang hajat pulak untuk anak-anak muridnya.

A : Tapi cikgu balik awal kan….?
B : Balik awal? Isshh….. kalau cikgu balik awal, kenapa anak aku petang baru balik…? Tak kanlah anak aku belajar dengan tukang kebun sekolah kot…?

A : Maksudnya cikgu pun balik lewat petang jugak la ehhhh…?
B : A’ahh… Si Joyah jiran aku yang mengasuh anak cikgu peah tu cakap, Cikgu Peah awal pagi dah pegi sekolah pastu lewat petang baru balik. Ada aktiviti pulak kat sekolah pada belah petang. Masa datang ambik anaknya tu, Si Joyah cakap muka Cikgu Peah dah tak bermaya… Kesian tauu…. Balik rumah tanda buku budak-budak plak, time exam lagi teruk sbb kena tanda kertas exam budak.

A : Nasib baik aku bukan cikgu… kalau tak, ngamuk laki aku tu….
B : Alaaa…. Hari minggu pun bukan lekat kt rumah, aku tengok dia kat skolah jugak… ada je program kat skolah tu… heerrrmm.. kadang2 anak aku tu pon tak ikut program tu… tak larat katanya nak ikut program kat skolah tu… penat….

A : Tapi…. Cikgu kan banyak cuti….. budak cuti sekolah.. cikgu pon cuti kan...
B : Si Joyah citer kat aku… time cuti sekolah pon dia kena jaga anak cikgu peah. Si Joyah cakap cikgu-cikgu kena datang jugak buat kelas tambahan untuk murid yang nak exam. Tak pon kena hadir pelbagai kursus…

A : Habis tuu… bila masa cikgu peah dapat lepak macam kita ni…?
B : Alaaa…. Dia lepak ngan budak-budak kelas dia je la kot….. budak-budak tu dah macam anak dia dah… kat dia lah budak2 tu mengadu kalau ada masalah…

A : Kenapa ada orang cakap jadi Cikgu rileks jer…?
B : Alahai…. Kalau Cikgu tu rileks, kenapa ramai budak yang dapat Cemerlang dalam exam.. Haaa… anak engkau si Fatihah yang masuk Universiti tu…. Engkau ke yang ajar dan tanda buku dia kat umah…..?

A : Hehehehe…. Mana sempat aku nak ngajar anak aku kat umah… Lagipun….Anak akukan ramai, 4 orang… Pening nak melayan karenah diorang tu….
B : hahahhahaha……

A : Kenapa kau gelak kat aku….?
B : Engkau tu baru 4 orang anak dah x larat nk layan… Cikgu Peah tu berpuluh-puluh anak dalam kelas dia, bukan takat pening, aku rasa dah hancur kepala dia kot…. Hehehehe…. Tapi… seramai mana pun dia masih lagi dapat layan budak-budak tu dengan baik ….

A : Ehhhh… engkau cakap cikgu layan budak-budak dengan baik, habis tu… yang Si Dollah pergi mengamuk kat sekolah hari tu apa kes…?
B : Alaahhh…. Laki aku cakap, Si Dollah tu memang begitu. cepat sangat naik angin. Dengar sangat cakap anak dia tu… manjakan anak tidak bertempat

A : Maksud engkau….
B : Pasal hari tu la… dia pergi marah2 kat cikgu cakap cikgu cubit anak dia. Anak aku cakap kalau cikgu rotan pon memang patut… anak dia nakal. Selalu ganggu kawan-kawan kat sekolah… pastu kurang ajar plak tu kat cikgu. nak jadi gangster agaknya anaknya tu… Macam mana nak suruh anak jadi baik, baru cubit mak ayah dah bising… ntah-ntah ayah ngan anak pon sama je…..

A : Susah jugak ehh jadi cikgu ni. Tengok aku ni.. balik kerja duk kat rumah dah boleh rileks.. kat tempat kerja pon tak de tekanan… Fuhhh…. Untung aku dapat kerja bagus…
B : Macam mana engkau boleh dapat kerja bagus macam sekarang ni..?

A : Laaaa….. aku kan berpendidikan tinggi…. Kat sekolah dulu… aku kan selalu dapat result exam yang cemerlang…
B : Ohhhh…. Ingatkan engkau belajar kat rumah sorang-sorang.. rupanya engkau pon blaja kat sekolah jugak dulu yeaa….

A : Engkau ni… saje je nak kenakan aku….
B : Bukan lah… Sebenarnya….. aku bangga dengan cikgu-cikgu ni… tanpa mereka anak-anak aku takkan dapat menjadi insan yang berguna dan Berjaya seperti sekarang ini… Orang kampung seperti aku ni mungkin lebih menghargai dan menghormati jasa guru-guru.

Posted on Tuesday, December 11, 2012 by wirajiwa Faintallah

No comments

Saturday, November 10, 2012

Sedikit  fakta tentang pembunuhan beramai-ramai Muslim Rohingya di Burma

(Arrahmah.com) - Pembantaian dan kekejian lainnya terhadap Muslim Rohingya di Burma (Myanmar)-terutama di Arakan-sebenarnya bukan pertama kalinya di tahun ini, namun dimulai pertengahan tahun ini penindasan terhadap Muslim di Arakan meningkat tajam hingga mengejutkan mata dunia.

Selama ini, media Islam-lah yang berusaha untuk mengungkap tragedi berdarah yang menimpa umat Islam di Burma disaat media internasional 'kelas atas' pada umumnya bungkam, sehingga banyak orang di dunia tidak mengetahui apa yang terjadi sebenarnya terhadap Muslim Rohingya. Namun, fakta-fakta yang dipaparkan selama ini oleh media Islam masih saja menghadapi berbagai hujatan dan kritikan dari orang-orang yang ragu, meskipun sumbernya dari mereka yang memiliki koneksi langsung ke Muslim Rohingya di Arakan. Terlebih lagi, beredarnya beberapa foto-foto hoax tentang genosida Muslim Rohingya baru-baru ini juga dijadikan alasan sebagian orang untuk tidak mempercayai fakta yang ada. Walaupun begitu, fakta tetaplah fakta, yang pasti akan terungkap meskipun disembunyikan dan meskipun banyak orang yang meragukan.

Berikut ini adalah sebuah pemaparan fakta terkait genosida atau upaya pembersihan etnis Muslim Rohingya di Burma yang ditulis dan dipublikasikan oleh salah satu media jihad, Global Islamic Media Front, yang diterjemahkan oleh tim Maktabah Jahizuna, berdasarkan laporan kredibel dari tempat kejadian, untuk mengungkapkan kenyataan yang sebenarnya terjadi dan bantahan bagi orang-orang yang meragukan genosida ini dan bahwa kerusuhan etnis ini bukan dipicu oleh kaum Muslimin.

Sebab Awal Pembantaian ini?

Pembantaian ini di awali dari fitnah yang disebarkan oleh orang-orang Budha Rakhine terhadap minoritas Muslim Rohingnya. Dimana dikatakan bahwa tiga pemuda Muslim telah membunuh dan memperkosa seorang wanita berusia 26 tahun. Tentu saja semua itu bohong. Dimana sebenarnya perempuan itu diperkosa dan dibunuh oleh pacarnya bersama beberapa gang pemuda Budha Rakhine. Peristiwa pembunuhan itu di awali ketika sang gadis ingin "putus" dengan sang pacar dikarenakan dia jatuh hati pada laki-laki lain. Maka sang laki-laki pun berusaha membujuk agar tidak putus. Namun ternyata ditolak, maka sang mantan pacar ini marah dan kemudian mengajak dua temannya untuk membalas dendam dengan memperkosa dan membunuh sang gadis.

Lalu para pembunuh itu meletakkan mayat gadis itu di dekat desa Muslim. Kemudian orang-orang Budha Rakhine dan Quaffer Burma (Otoritas Myanmar) menuduh bahwa orang-orang Muslim membunuh perempuan itu. Akibatnya, tiga pemuda Muslim yang tidak bersalah ditangkap. Satu dipukuli hingga tewas dan dua lainnya dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan. Inilah fakta yang ditunjukkan oleh Pemerintah Budha Burma kepada dunia, bahwa mereka berani menciptakan peristiwa dan kasus palsu hanya untuk mencari kesempatan membunuh Umat Islam Rohingnya.
Suber artikel : http://arrahmah.com/read/2012/08/03/22150-sekelumit-fakta-tentang-genosida-muslim-rohingya-di-burma.html

Published on 10 November 2012

Posted on Saturday, November 10, 2012 by wirajiwa Faintallah

No comments

Monday, November 5, 2012


Penulis  Gaza: Walid Al-Ilmi Persoalan yang berkisar dalam minda pemilik hati yang beriman: Apakah yang dapat aku lakukan untuk membantu mereka yang berada di Gaza? Saudaraku, Sekiranya anda ialah seorang doktor atau guru atau artis atau pekerja atau penuntut atau pelajar; lelaki atau perempuan, setiap daripada anda mempunyai peranan masing-masing, maka saya berharap agar anda dapat membaca kesemua peranan yang akan disenaraikan, kenal pasti yang mana satukah yang bersesuaian, kemudian kita laksanakan dan sebarkan sekadar yang termampu; mudah-mudahan anda akan tergolong di kalangan mereka yang berusaha untuk memenangkan Gaza:
1.Berpuasa paling kurang sehari dan doakan untuk saudara-saudara anda di Gaza tatkala berbuka.

2.Himpunkan keluarga anda dan dirikan Qiamullail(bangun malam) dan berdoalah kepada Allah untuk kemenangan Gaza.
3.Menderma walaupun RM 1 untuk pembaik-pulihaan Gaza.
4.Membuat kutipan derma daripada mereka yang berada di jalanan ataupun orang-orang kampung atau rakan-rakan sekerja untuk untuk pembaik-pulihan Gaza.
5.Menghubungi salah seorang daripada ahli Gaza; untuk memotivasikannya dan menaikkan semangat moral: 009708285 + apa-apa  4 nombor , atau 00972599 + apa-apa 6 nombor atau 009702599.
6.Menyertai institusi kewangan dan menyumbangkan kepada Gaza pertama-tamanya bagi setiap orang 10% daripada nilai penyertaan, duit itu dikumpulkan dan disumbangkan ke Gaza.
7.Boikot produk Zionis dan Amerika.
8.Mengedarkan senarai produk yang perlu diboikot kepada rakan-rakan dan kenalan-kenalan.
9.Menghantar mesej ringkas kepada mobil salah seorang di Gaza untuk memotivasikan dan menaikkan semangat moralnya.
10.Menyertai(pent: memanfaatkan)  laman Facebook untuk memberi dorongan kepada ahli Gaza.
11.Menyertai(pent: memanfaatkan)  laman Youtube untuk member dorongan kepada ahli Gaza.
12.Menghantar artikel/esei kepada salah satu akhbar berkenaan sokongan/bantuan kepada Gaza.
13.Mengarang syair/sajak tentang sifat-sifat Yahudi dan keperluan untuk menolong Gaza.
14.Melukis karikatur tentang menolong Gaza.
5.Mereka poster untuk menolong Gaza.
16.Melayari internet untuk mengambil tahu khabar-khabar tentang ahli gaza.
17.Menyertai(pent:memanfaatkan) “chat” dan bantu ahli Gaza.
18.Menziarahi rakan-rakan atau saudara-mara dan menbincangkan isu-isu perang Gaza.
19.Menghantar mesej ringkas doa atau permintaan untuk pertolongan ahli Gaza.
20.Menghantar emel doa atau permintaan untuk pertolongan ahli Gaza.
21.Memusnahkan/merosakkan laman web zionis di internet.
22.Mereka slogan untuk membantu ahli Gaza.
23.Mencipta lagu puisi beratian membantu Gaza.
24.Menyertai acara/aktiviti membantu ahli Gaza(muktamar-demonstrasi…dll)
25.Menghantar surat(pent: atau apa-apa yang sewaktu) ucapan terima kasih kepada ulama yang membicarakan tentang pertolongan kepada Gaza.
26.Menghantar surat kutukan(teguran) kepada ulama yang berdiam diri/tidak membicarakan tentang pertolongan kepada Gaza.
27.Memberi pengajaran kepada salah seorang anak anda tentang Gaza dan melaksanakannya sepanjang hayat.
28.Mengkhususkan perbelanjaan harian untuk seorang anak Gaza sama sepertimana anda memberikannya kepada anak anda.
29.Membentuk suatu ikatan atau perhubungan untuk menolong Gaza dan berkali-kali mengulang untuk melebarluaskannya.
30.Memperbanyak zikir kepada Allah dan doa untuk pertolongan kepada Gaza pada setiap kali waktu lapang.
31.Ketika anda pergi bersolat di masjid yang tidak imamnya membuat qunut nazilah maka dorongkan beliau agar melakukannya.
32.Mengecat dinding rumah anda dengan tulisan yang berbunyi seperti: Kami semua berjihad pada jalan untuk membantu kemenangan Gaza.
33.Praktis riadah yang membina persediaan untuk berjihad di Palestin.
34.Jika anda tahu bahasa Ibrani atau Inggeris, maka sertailah(pent: manfaatkan) ruangan “chat” untuk menyampaikan mesej bantu Gaza kepada orang asing, jika tidak boleh berbahasa asing bolehlah dimanfaatkan ruangan “chat” dengan menyebarkan idea bantu Gaza kepasa sesama bangsa.
35.Meninggalkan rokok dan dadah, bertaubat kepada Allah supaya doa dimakbulkan Allah bagi membantu Gaza.
36.Menghadap salah seorang kerabat atau sesiapa jangan bercakap tentang membantu Gaza dan minta dia yang bercakap tentang hal itu.
37.Jikalau anda mempunyai saudara di parlimen atau DUN atau di media atau pegawai keamanan atau ahli politik, bicara kepadanya tentang peranan beliau dalam membantu Gaza.
38.Membantu mereka yang ditahan dengan sebab membantu Gaza.
39.Menyumbang majalah(pent: poster/risalah) di dinding masjid atau di pintu masuk blok kediaman berkaitan membantu Gaza.
40.Menghafaz surah At-Taubah dan dan mempelajari tafsirnya daripada mana-mana buku tafsir.
41.Menghafaz surah Muhammad dan dan mempelajari tafsirnya daripada mana-mana buku tafsir.
42.Menghafaz surah Al-Anfal dan dan mempelajari tafsirnya daripada mana-mana buku tafsir.
43.Menghantar mesej/surat-surat kepada pemimpin-pemimpin rakyat(ahli parlimen/ADUN) atau pihak keamanan atau pihak informasi(media/penyiaran) berkenaan membantu Gaza.
44.Menyertai/memanfaatkan forum dalam internet untuk membantu Gaza.
45.Menyertai/memanfaatkan blog di internet untuk membantu Gaza.
46.Jika anda seorang pelajar maka sertailah radio/penyebaran di sekolah untuk membantu Gaza.
47.Jikalau anda ialah penuntut di universiti sebarkan kefahaman yang sahih tentang situasi di Palestin di kawasan universiti.
48.Menyertai aktiviti di universiti dan fakulti anda untuk membantu Gaza.
49.Meminta izin daripada doktor/pensyarah sebelum bermulanya kuliah untuk menyampaikan sepatah-dua kata berkenaan darurat dan kewajipan membantu Gaza.
50.Mengarahkan aktiviti dan program persatuan pelajar di fakulti anda kepada membantu Gaza.
51.Menjadikan aktiviti komuniti pelajar terarah kepada membantu Gaza.
52.Menampal/menggantung poster di kelas dan sekolah anda berkenaan membantu Gaza.
53.Jika anda ialah majikan atau pekerja di mana-mana firma maka bersolat sunat sebanyak dua rakaat sebelum bersurai, dan berdoalah kepada Allah agak menurunkan bantuan kepada Gaza.
54.Meletak kertas di atas meja atau papan hitam pensyarah atau guru: “Mohon jasa baik untuk menceritakan kepada kami tentang Gaza” atau “Doakan untuk bantuan kepada Gaza”.
55.Sebarkan peta Palestin dan Gaza.
56.Membuat sesuatu seperti makanan atau cenderahati dan jualkannya untuk membantu Gaza.
57.Membicarakan ketika berkomunikasi tentang membantu Gaza, atau berdoa kepada Allah agar membantu Gaza.
58.Suburkan dalam jiwa anda ruh jihad untuk membantu Gaza.
59.Menghantar surat ucapan terima kasih kepada semua media informasi yang membantu Gaza.
60.Menghantar surat kecaman/teguran kepada media informasi yang mengabaikan Gaza.
61.Mempelajari bersama-sama anak-anak anda sejarah Gaza dan Palestin.
62.Mempelajari bersama-sama rakan-rakan tentang syuhada Gaza dan kisah hidup mereka.
63.Namakan anak-anak anda dengan nama-nama syuhada Gaza.
64.Namakan jalan-jalan dengan nama-nama syuhada Gaza.
65.Menghantar surat/memorandum kepada Perdana Menteri agar membantu Gaza.
66.Menghantar surat kepada Ketua Majlis Rakyat atau Penasihat untuk membantu Gaza.
67.Menghantar surat kepada ketua menteri-menteri untuk membantu Gaza.
68.Menghantar surat kepada datuk Bandar anda untuk membantu Gaza.
69.Membantu orang yang ingin syahid atau menyediakan orang untuk syahid.
70.Memberi reaksi kepada mereka yang tidak mengendahkan untuk membantu Gaza.
71.Menyertai dengan menghubungi/memberi reaksi kepada saluran-saluran bebas yang membantu Gaza
72.Menyertai dengan pandangan anda untuk membantu Gaza dalam pungutan suara di pelbagai laman elektronik.
73.Bertanyakan pada salah seorang ulama berkenaan isu/situasi Palestin.
74.Menggantung dokumen mempertahankan Gaza di rumah anda.
75.Menggantungkan di kenderaan anda poster untuk membantu Gaza.
76.Memakai mafela/selendang Palestin.
77.Membuat tabung derma di rumah untuk membantu Gaza.
78.Menyebarkan idea/cadangan tabung.
79.Duduk bersama ahli keluarga sambil berharap membina hubungan nurani dengan penduduk-penduduk Gaza.
80.Meninggalkan dosa membina bantuan kepada Gaza.
81.Menghimpunkan gambar syuhada Gaza dan Palestin.
82.Mengadakan pertandingan kad berkenaan membantu Gaza.
83.Teater berkenaan membantu Gaza.
84.Menggantung gambar tanda sokongan pada Gaza di tempat anda atau tempat kerja.
85.Lagu dan nasyid berkenaan Gaza.
86.Mempraktikkan fadilat amar makruf nahi munkar untuk kemenangan dan membantu Gaza.
87.Mengeluarkan produk yang bergambar Gaza. (T-shirt, buku, risalah, pembaris, pen).
88.Menamakan nama syuhada atau negeri-negeri Palestin pada tempat anda atau blok anda.
89.Menamakan nama syuhada atau negeri-negeri Palestin pada kumpulan atau pasukan sukan.
90.Memasang papan tanda di jalan: Kami semua berjuang bersama ahli Gaza.
91.Jikalau anda seorang guru sejarah, tuliskan sejarah Yahudi dan Palestin.
92.Jika anda seorang majikan yang bebas maka sebarkan idea/cadangan anda bagi menolong Gaza kepada mereka yang ragu-ragu dan kumpulkan sumbangan daripada mereka.
93.Menyampaikan ucapan ringkas di masjid atau tempat kerja tentang Gaza setiap kali selepas solat.
94.Menulis ayat-ayat Al-Quran dan hadis tentang membantu orang yang dizalimi di papan kenyataan masjid.
95.Jikalau anda seorang peniaga sediakan plastik untuk pelanggan yang tercetak padanya kata-kata berkenaan membantu Gaza.
96.Jika anda seorang doktor tulis pada preskripsi(atau kertas lain): Ya Allah bantulah mujahidin di Gaza(atau sewaktu dengannya).
97.Sumbangan kepada Gaza bernilai bil selama satu hari.
98.Jika anda seorang guru tulis pada nota yang dihasilkan oleh anda hadis-hadis dan ayat-ayat tentang Gaza dan Yahudi.
99.Menyumbang dengan nilaian kuota bagi seorang pelajar sebagai membantu Gaza.
100.Jika anda seorang farmasi sumbang satu persen daripada keuntungan(harian-mingguan-bulanan) untuk membantu Gaza.
101.Menyertai rombaongan mujahidin ke Gaza.
102.Menjaga solat berjemaah di masjid dan berdoa kepada Allah agar membantu Gaza.
103.Menjauhi wang sumber haram supaya Allah membantu Gaza.104.Menyertai kempen pendaftaran untuk persediaan bagi syahid pada jalan membebaskan bumi itu.105.Menyumbangkan kaset(pent: ceramah atau nasyid yang berkaiatan) bagi membantu Gaza
106.Menyumbang buku kecil berkenaan membantu Gaza.
107.Mendedahkan dan menyatakan keengganan pemulihan hubungan dengan Yahudi.
108.Mempelajari bersama anak-anak anda sifat-sifat Yahudi.
109.Menyebarkan sifat-sifat Yahudi kepada sesiapa yang anda kenal.
110.Menyebarkan bahawa jihad ialah satu jalan kepada sesiapa yang anda kenal.
111.Menolak segala salah-faham berkenaan pelarian Gaza dan bahawa Hamas yang bertanggungjawab terhadap berlakunya serangan itu, sekiranya anda tidak mengetahuinya maka anda boleh mengetahuinya melalui laman-laman berikut:

• Islam Online http://www.islamonline.net
• Ikhwan Online http://www.ikhwanonline.com
• Manarat Web http://www.manaratweb.com/
• Multaqa Ikhwan http://www.ikhwan.net/vb/
• Nafizah Misr http://www.egyptwindow.net
• Gaza under siege and fire http://qudsday.org/gaza
• Sharkia Online http://sharkiaonline.com/

112.Mengutus suat berterima kasih kepada ulama yang menyokong dan membantu Gaza.
113.Mengutus surat kecaman/teguran kepada ulama yang diam daripada kebenaran dalam membantu Gaza.
114.Menyebarkan semangat bercita-citakan kemenangan Gaza dengan cara yang pelbagai.
115.Menyediakan slide show power point bagi membantu Gaza.
116.Meneruskan (dan menyertai) ruang program yang baik, membina Islam dalam diri dan membantu Gaza.
117.Mereka permainan kanak-kanak berkaitan membantu Gaza.
118.Menulis cerita untuk kanak-kanak tentang membantu Gaza.
119.Menambahkan cadangan baru bagi membantu Gaza.
120.Menyebarkan artikel ini sekadar termampu.Akhirnya, maaf Palestin; sepatutnya kita berbicara mengenai kewajipan kita terhadap bumi Palestin seluruhnya, tetapi kami fokus pada Gaza kerana ia sedang cedera berdarah sekarang.
Maaf segala silap dan kurang.
Jom sama-sama kita manfaatkan setiap ruang yang ada untuk membantu saudara kita.

Sumber Artikel : http://yieever.wordpress.com/2010/04/30/100-ideacadangan-baru-untuk-menolong-rakyat-palestine/

Posted on Monday, November 05, 2012 by wirajiwa Faintallah

No comments

Tudingan bahwa Muslim Rohingnya merupakan imigran asing merupakan tuduhan palsu yang dicari-cari. Muslim Rohingnya yang merupakan 20 persen dari 55 juta penduduk Burma merupakan penduduk asli di provinsi Arakan dan menjadai warga mayoritas di sana.

Provinsi Arakan adalah negeri Islam. Islam telah masuk ke provinsi itu pada masa Khalifah Harun Al-Rasyid, abad ke-7 Masehi. Dan dari provinsi Arakan inilah Islam menyebar ke seluruh penjuru Burma. Kaum Muslim telah memerintah wilayah ini selama lebih dari tiga setengah abad, yaitu antara (834 – 1198 H atau 1430 – 1784 M).

Raja Burma yang beragama Budha kemudian menduduki wilayah Arakan. Mulailah terjadi pembunuhan atas kaum Muslim, penghancuran harta bendanya, dan mengirim Muslim Rohingnya ke penjara-penjara. Akibatnya tidak sedikit dari mereka yang meninggal dan mengungsi. Pada tahun 1824, kaum kolonialis Inggris datang dan menduduki negeri itu, kemudian memasukkannya ke pemerintah kolonial Inggris di India.

Pada tahun 1937 Inggris menduduki provinsi Arakan dengan kekerasan dan menggabungkannya ke Burma (yang saat itu merupakan koloni Inggris yang terpisah dari pemerintah Inggris di India). Untuk menundukkan kaum Muslim, agar bisa dikuasai dan dijajah, Inggris mempersenjatai umat Budha. Mulailah terjadi terjadi penyerangan terhadap umat Islam pada tahun 1942.

Mereka membantai kaum Muslim dengan brutal hingga lebih dari 100 ribu kaum Muslim meninggal, yang sebagian besar perempuan, orang tua dan anak-anak. Serangan umat Budha yang kejam dengan dukungan Inggris telah membuat ratusan ribu kaum Muslim mengungsi ke luar negeri. Kemudian, umat Muslim mengalami pembantaian baru menyusul kudeta militer tahun 1962, dengan kekuasaan bercorak komunis yang didukung Cina dan Rusia.

Rezim yang baru ini sangat berambisi menghabisi Islam di Burma. Mereka mengusir lebih dari 300 ribu kaum Muslim ke Bangladesh. Pada tahun 1978 lebih dari setengah juta kaum Muslim diusir dari Burma. Pada tahun 1982, ada operasi penghapusan kebangsaan kaum Muslim karena dinilainya sebagai warga negara bukan asli Burma. Pada tahun 1988 lebih dari 150 ribu kaum Muslim mengungsi. Pada tahun 1991 lebih dari setengah juta kaum Muslim juga mengungsi.

Meskipun demikian umat Islam Rohingnya masih berpegang teguh dengan agama mereka. Penganiayaan, penyiksaan dan ketidakadilan menimpa mereka di semua tingkatan, bahkan pembunuhan dan pembantaian tak menggerus keimanan mereka. Umat Islam termasuk Muslim Rohingnya tidak punya pilihan lain kecuali kembali menegakkan KHILAFAH yang akan melindungi umat Islam termasuk Muslim Rohingnya. Seperti di masa Khalifah Harun ar Rasyid. Saat gemilang ketika Muslim Rohingnya mendapatkan ketentraman, keadilan, dan keamanan sejati.

Sumber artikel : http://www.facebook.com/MuslimahRinduSyariahDanKhilafah

Posted on Monday, November 05, 2012 by wirajiwa Faintallah

No comments

Malaysian Business Locations Directory