Malaysian Business Locations Directory

ONEXOX Peneraju Prabayar Kadar Jimat

Saturday, May 5, 2012


http://wirajiwa.bumicyber.com/images/stories/rahib-slogan-anti-rohingya.jpg

Pendeta Budha Serukan Bantuan Untuk Muslim Rohingnya Dihalang

Citra kasih sayang dan damai ajaran Budha telah tercoreng atau memang palsu belaka? . Sikap mereka yang brutal terhadap kaum muslim Rohingnya yang tertindas menunjukkan wajah asli mereka yang penuh kebencian terhadap umat Islam.

Sebagaimana dilaporkan The Independent (25/7/2012), para pendeta budha dilaporkan telah mencoba memblokir bantuan kemanusiaan sampai ke muslim Rohingnya.

Para bhikkhu yang memainkan peran penting dalam perjuangan terakhir Birma untuk demokrasi telah dituduh memicu ketegangan etnis di Birma dengan mengimbau orang untuk menghindari komunitas Muslim yang telah menderita puluhan tahun akibat penindasan.
Banyak pengamat yang terkejut dengan sikap beberapa organisasi biarawan yang telah mengeluarkan pamflet memberitahu orang-orang untuk tidak bergaul dengan masyarakat Rohingya. Mereka juga memblokir bantuan kemanusiaan Salah satu selebaran menggambarka Rohingya sebagai ” manusia kejam secara alami (by nature) ” dan digambarkan sedang merencanakan untuk membasmi” kelompok etnis lain.

Meningkatnya serangan terhadap Rohingnya yang digambarkan sebagai kelompok yang paling tertindas di dunia terjadi beberapa minggu setelah kekerasan etnis di Rakhine State. Dikabarkan lebih dari 80 orang terbunuh lebih dari 100 ribu muslim Rohingnya hidup dalam kondisi putus asa.

“Dalam beberapa hari terakhir, para bhikkhu telah muncul dalam peran utama dalam penolakan bantuan kemanusiaan kepada umat Islam, untuk mendukung pernyataan kebijakan politisi,” kata Chris Lewa, Direktur proyek Arakan, sebuah LSM daerah. “Seorang anggota badan kemanusiaan di Sittwe mengatakan kepada saya bahwa beberapa biarawan yang ditempatkan dekat kamp pengungsian Muslim, memeriksa dan berpaling dari orang yang mereka dicurigai akan berkunjung untuk memberikan bantuan.”

Sementara Suu Kyi penerima hadiah nobel perdamaian cendrung diam dalam masalah ini . Sikap yang banyak dipertanyakan. Amal de Chickera yang berbasis di London, mengatakan: “Anda memiliki figure moral, yang suaranya memang penting, Ini sangat mengecewakan dan pada akhirnya bisa sangat merusak..”

Rohingya telah tinggal di Burma selama berabad-abad, tetapi pada tahun 1982, rezim penguasa militer Ne Win melecuti kewarganegaraan mereka . Ribuan melarikan diri ke Bangladesh di mana mereka tinggal di kamp-kamp menyedihkan. Akses Media asing masih ditolak untuk menjangkau wilayah konflik, di mana keadaan darurat diumumkan bulan lalu, dan sepuluh pekerja bantuan ditahan tanpa penjelasan.

Arakan Negeri Islam Sejak Khilafah Harun Al Rosyid

Tudingan bahwa Muslim Rohingnya merupakan imigran asing merupakan tuduhan palsu yang dicari-cari. Muslim Rohingnya yang merupakan 20 persen dari 55 juta penduduk Burma merupakan penduduk asli di provinsi Arakan dan menjadai warga mayoritas di sana.

Provinsi Arakan adalah negeri Islam. Islam telah masuk ke provinsi itu pada masa Khalifah Harun Al-Rasyid, abad ke-7 Masehi. Dan dari provinsi Arakan inilah Islam menyebar ke seluruh penjuru Burma. Kaum Muslim telah memerintah wilayah ini selama lebih dari tiga setengah abad, yaitu antara (834 – 1198 H atau 1430 – 1784 M).

Raja Burma yang beragama Budha kemudian menduduki wilayah Arakan. Mulailah terjadi pembunuhan atas kaum Muslim, penghancuran harta bendanya, dan mengirim Muslim Rohingnya ke penjara-penjara. Akibatnya tidak sedikit dari mereka yang meninggal dan mengungsi. Pada tahun 1824, kaum kolonialis Inggris datang dan menduduki negeri itu, kemudian memasukkannya ke pemerintah kolonial Inggris di India.

Pada tahun 1937 Inggris menduduki provinsi Arakan dengan kekerasan dan menggabungkannya ke Burma (yang saat itu merupakan koloni Inggris yang terpisah dari pemerintah Inggris di India). Untuk menundukkan kaum Muslim, agar bisa dikuasai dan dijajah, Inggris mempersenjatai umat Budha. Mulailah terjadi terjadi penyerangan terhadap umat Islam pada tahun 1942.

Mereka membantai kaum Muslim dengan brutal hingga lebih dari 100 ribu kaum Muslim meninggal, yang sebagian besar perempuan, orang tua dan anak-anak. Serangan umat Budha yang kejam dengan dukungan Inggris telah membuat ratusan ribu kaum Muslim mengungsi ke luar negeri. Kemudian, umat Muslim mengalami pembantaian baru menyusul kudeta militer tahun 1962, dengan kekuasaan bercorak komunis yang didukung Cina dan Rusia.

Rezim yang baru ini sangat berambisi menghabisi Islam di Burma. Mereka mengusir lebih dari 300 ribu kaum Muslim ke Bangladesh. Pada tahun 1978 lebih dari setengah juta kaum Muslim diusir dari Burma. Pada tahun 1982, ada operasi penghapusan kebangsaan kaum Muslim karena dinilainya sebagai warga negara bukan asli Burma. Pada tahun 1988 lebih dari 150 ribu kaum Muslim mengungsi. Pada tahun 1991 lebih dari setengah juta kaum Muslim juga mengungsi.

Meskipun demikian umat Islam Rohingnya masih berpegang teguh dengan agama mereka. Penganiayaan, penyiksaan dan ketidakadilan menimpa mereka di semua tingkatan, bahkan pembunuhan dan pembantaian tak menggerus keimanan mereka. Umat Islam termasuk Muslim Rohingnya tidak punya pilihan lain kecuali kembali menegakkan Khilafah yang akan melindungi umat Islam termasuk Muslim Rohingnya. Seperti di masa Khalifah Harun ar Rasyid. Saat gemilang ketika Muslim Rohingnya mendapatkan ketentraman, keadilan, dan keamanan sejati.(FW) [HTIPress/al-khilafah.org]

Sumber artikel : http://www.al-khilafah.org/2012/07/pendeta-budha-serukan-bantuan-untuk.html 


Published on 13 December 2012

Posted on Saturday, May 05, 2012 by wirajiwa Faintallah

No comments

Saturday, March 31, 2012

Kadang-kadang hidup kita ni sentiasa diselubungi prasangka. Baik prasangka buruk atau prasangka baik. Tapi yang saya nak sembang kat sini adalah berkenaan dengan prasangka buruk.

Sebenarnya orang yang berprasangka buruk ni, dia sentiasa hidup didalam keadaan yang tidak tenang. Kadang-kadang hamper setiap perkataan yang dia dengar disekelilingnya disangka ditujukan kepada dirinya. Sedangkan sebenarnya tak ada kena mengena dengan diri dia pun.

Contohnya bila orang lain berkata, “Kita hidup ni kena amanah.” Dan stedment ni tak der kena-mengena dengan dia pun. Tetapi dengan sepontan dia akan menjawab. “Sebelum mengingatkan orang lain lebih baik kita mengingatkan diri kita sendiri dulu.” Hisk.

Dalam situasi lain. Ada orang berkata. “Kita wajib mengutamakan kedua Ibu Bapa kita dalam banyak hal, kasihi dan hormatlah kepada mereka sentiasa.”
Lalu dia menjawabnya. “Buktikan kepada diri sendiri dulu apa yang awak cakap tu.”

Kehidupan orang yang macam ni sangat menyulitkan diri mereka sendiri dan orang disekeliling mereka. Susah berkawan dengan mereka, dan juga mereka susah mendapat kawan yang betul-betul rapat. Hidup mereka selalu kesepian dan kesorangan. Kasihan.

Mereka sentiasa bersangka buruk kepada setiap ucapan orang lain. Sentiasa menyangka yang ucapan itu ditujukan kepada mereka atau dianggap sindiran kepada mereka. Sebenarnya, mereka bermusuh dengan perasaan mereka sendiri.

Muhasabah diri kita sendiri mulai saat ini. Adakah kita tergolong dalam golongan seperti ini? Jika tidak Alhamdulillah. Tidak pernah terlambat untuk berubah. Terima teguran dengan ikhlas. Dan kadang-kadang teguran itu tidak semistinya datang daripada orang yang lebih baik dari kita. Teguran dan nasihat itu bisa datang dari sesiapa saja. Dalam nasihat, bukan siapa yang berkata itu yang penting, tetapi apa yang dikatakannya itulah yang lebih utama. 

Posted on Saturday, March 31, 2012 by wirajiwa Faintallah

No comments

Saturday, March 10, 2012

Ini pandangan peribadi saya saja, tidak mewakili mana-mana parti politik yer, harap maklum.
Hipokrit dari sudut bahasa. Dari kamus dewan bahasa dan pustaka. Hipokrit = bermaksud "(orang yang) berpura-pura berperangai (berkelakuan, bersifat, dll) baik, (orang yang) memperlihatkan keadaan diri yg berlainan dari  yang sebenarnya; munafik".
Hipokrit dalam Islam hanya dalam satu hal, yaitu yang berkaitan dengan keimanan kepada Allah dan RasulNYA.
Kita katakan beriman dengan Allah, tetapi kita mengagungkan selain dari DIA. Kita kata kita mencintai Rasulullah SAW. Tetapi kita memperkecil dan memandang remeh sunnah-sunnah Baginda.
Rasulullah SAW memerintahkan kita : "Bacalah al-Quran dan menangislah, dan jika tidak boleh menangis buat-buatlah menangis" = Adakah itu munafiq? Itu adalah latihan diri. Bukan munafiq.
Islam itu agama fitrah, dan fitrahnya manusia tidak terus dewasa, tidak terus berlari, tidak terus, tidak terus dan tidak terus. Semuanya ada permulaan. Maka setiap permulaan itu perlu latihan, dan kadang-kadang(atau kebanyakannya) akan gagal terlebih dahulu. "Adakah kita terus pandai berlari masa kecil dahulu? atau kita sering jatuh?"
2. Dan berpura-pura baik dihadapan orang sedang dibelakang orang perangai kita tidak baik. : Ini pula dinamakan, "melindungi aib" Sedang menutup aib orang lain itu saja wajib, inikan pula aib diri sendiri. Ini bukan hipokrit. Malah Agama kita memerintahkan kita demikian. Tetapi pemikiran kita dan ideologi kebanyakan dari kita telah dirosakkan oleh musuh-musuh Islam dengan konsep falsafah yang bertentangan dengan kebenaran.
Daripada Abu Hurairah r.a. berkata:
Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA ia berkata, "Aku pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda: "Seluruh umatku akan diampuni dosa-dosa kecuali orang-orang yang terang-terangan (berbuat dosa). Di antara orang-orang yang terang-terangan berbuat dosa adalah seseorang yang pada waktu malam berbuat dosa, kemudian di waktu pagi ia menceritakan kepada manusia dosa yang dia lakukan semalam, padahal Allah telah menutupi aibnya. Ia berkata, "Wahai fulan, semalam aku berbuat ini dan itu". Sebenarnya pada waktu malam Tuhannya telah menutupi perbuatannya itu, tetapi justru pagi harinya ia membuka aibnya sendiri yang telah ditutupi oleh Allah." (Muttafaqun ‘alaih HR Bukhari dan Muslim).
Hadits ini jelas menunjukkan kepada kita supaya kita tidak menunjukkan perangai buruk kita sediri kepada umum.
Kempen-kempen kononnya HIDUP INI JANGAN HIPOKRIT adalah berdasarkan fahaman yang telah dipesongkan oleh orang kafir, untuk membuatkan umat Islam ini membuka aib mereka. Mereka dengan sengaja berusaha supaya Allah murka kepada kita. Adakah kita dengan rela hati merialisasikannya? Dan menerima konsep yang sangat nyata salah ini?
Munafiq didalam Islam adalah, kita melakukan sesuatu sejak dari mula tidak didasarkan kepada Allah.  Sebaliknya disandarkan kepada makhluk , dan berbuat pekerjaan orang-orang soleh, tetapi hakikat dari mula-mula tidaklah kerana Allah. Maka inilah munafiq yang hakiki. Dan orang munafiq itu adalah kafir disisi Allah.
3. Satu contoh lagi : Kita sangat tidak menyukai rakan sejawatan kita. Tetapi kita berpura-pura manis mulut dan sentiasa senyum kepadanya. Adakah ini hipokrit?
Bukankah kita diwajibkan untuk berlaku baik kepada orang lain? Tidak menyakiti? Memanggil dengan panggilan yang disenanginya? Sentiasa senyum dan berkata-kata dengan perkataan yang baik kepadanya? Perintah ini tidak ditujukan kepada orang yang kita suka atau kita sayang. Tetapi kepada seluruh orang. Sama ada mereka itu golongan yang kita sanjung/suka/sayang atau mereka itu golongan yang kita benci dan meluat.
Rasulullah Muhammad saw. bersabda, “Jangan meremehkan sedikit pun dari amal kebaikan, meski hanya sekadar bertemu saudaramu dengan wajah yang berseri-seri”(HR. Muslim).
Istilah hipokrit yang dicanangkan oleh musuh-musuh Islam ini rupa-rupanya sangat jelek motifnya. Berhati-hatilah.

Posted on Saturday, March 10, 2012 by wirajiwa Faintallah

No comments

Saturday, February 18, 2012

http://wirajiwa.bumicyber.com/images/thumbnails/images/remote/http--2.bp.blogspot.com-_dMXaD0ePpuI-TAVFcZYJwNI-AAAAAAAAB74-R-JRwzm-jmk-s1600-556689-219x219.jpg
PALESTIN SEPINTAS LALU

Negara ‘haram’ *israel terbina di atas tanah rakyat Palestin yang dirampas semenjak tahun 1948; di atas restu England, Amerika dan PBB. Episod ganas dan mengerikan itu bermula pada 9 April 1948 apabila kumpulan komando pengganas Zionis yang terdiri dari kumpulan Irgun, Stern Gang dan Palmach menyerang perkampungan Deir Yassin yang jaraknya 5.5km dari sebelah barat kota Baitul Maqdis. Kumpulan pengganas ini diketuai oleh Menachem Begin, yang kemudiannya menjadi Perdana Menteri israel. Sejumlah 254 dari 750 penduduk kampung tersebut dibunuh dengan kejam dalam masa 3 hari. Manakala mereka yang terselamat pula diarak di bandar israel sebagai trofi, dicaci maki, diludah, dibaling dengan batu; kemudiannya sebahagian dari mereka dibawa pulang semula ke Deir Yassin untuk dibunuh dan sebahagiannya lagi dipenjara dan diseksa. Bermula dari hari itu, seluruh rakyat Palestin terus menanggung episod derita yang tak berkesudahan. Setiap hari mereka dibunuh, dipenjara dan diseksa oleh tentera dan rakyat israel. Seperti juga di Iraq, senjata kimia juga digunakan secara meluas untuk menghapuskan orang-orang Islam Palestin. Kebun-kebun tanaman masyarakat Palestine dimusnahkan, perniagaan dan perdagangan dihancurkan, rumah dan sekolah dibom, serta tanah-tanah milik mereka dirampas sepanjang masa. Sebahagian masjid-masjid ditukarkan menjadi kuil Yahudi manakala sebahagiannya lagi dijadikan tempat minum arak (pub) dan pusat pelacuran. Hatta tempat-tempat menyimpan air bagi rakyat Palestin juga diracuni oleh Zionis israel yang jahat itu. Regim Zionis israel juga telah membina tembok-tembok raksasa yang tinggi untuk memisahkan baki wilayah Palestin yang tinggal dari negara haram israel. Akhirnya, seluruh rakyat Palestin akan tinggal dalam penjara gergasi ciptaan Zionis israel.

Pada bulan November 2006 lalu, Dunia Hari Ini (RTM) melaporkan 3000 kanak-kanak Palestine yang berusia di bawah 15 tahun (lelaki dan perempuan) ditahan di penjara-penjara israel. Kanak-kanak ini terdedah kepada penderaan fizikal, mental dan seksual yang dilakukan oleh tentera-tentera Syaitan israel setiap hari. Tidak kurang juga wanita-wanita Palestin yang menjadi mangsa. Semenjak tahun 1967, lebih 650,000 rakyat Palestin telah ditangkap dan dipenjarakan, sementara lebih 2 juta orang lagi menjadi pelarian yang hidup dalam keadaan yang sangat daif. Secara keseluruhannya, 6 juta rakyat Palestin telah diusir dari tanah air mereka semenjak tahun 1946.

Peristiwa penyembelihan di Shabra dan Shatila (kem pelarian Palestin yang terletak di sempadan Lubnan) pada 16 September 1982, menyaksikan lebih 3000 pelarian Palestin yang tinggal di kem-kem sementara telah dibunuh dengan kejam oleh pengganas israel yang dibantu oleh kumpulan Falangis (kumpulan pengganas kejam Kristian Lubnan). Pembunuhan kejam itu dilakukan dalam masa 36 jam. Kanak-kanak disembelih di hadapan ibu-ibu mereka. Wanita dan gadis diperkosa. Orang-orang tua disiksa dengan memotong anggota badan termasuk mencungkil keluar mata dan dibiarkan mati perlahan-lahan. Bayangkan….tiada kata-kata yang dapat menggambarkan keadaan yang berlaku pada waktu itu. Jika ini boleh berlaku di Palestin, ianya mungkin pada bila-bila masa boleh berlaku di tempat kita sekiranya kita terus mengambil langkah mendiamkan diri dan berpeluk tubuh.

Masjidil Al Aqsa, tempat ketiga paling suci bagi umat Islam (di mana Nabi Muhammad SAW Mi’raj ke langit bertemu Allah Ta’ala) berada dalam keadaan yang amat genting. Golongan Yahudi Zionis di israel dan seluruh dunia sedang berusaha keras untuk merobohkan masjid ini bagi mendirikan kuil mereka di atas tapak Al Aqsa. Masjid Al Aqsa telah beberapa kali mengalami kebakaran yang teruk akibat percubaan Yahudi untuk memusnahkannya semenjak berpuluh tahun yang lalu. Mereka telahpun menggali beberapa terowong yang besar di bawah Al Aqsa untuk melemahkan strukturnya.

IRAQ DAN AFGHANISTAN

Selain dari Palestin, Amerika yang didalangi oleh israel telah melakukan pemusnahan total terhadap Iraq dan Afghanistan. Lebih 1.2 juta nyawa yang tidak berdosa melayang. Iraq, sebuah negara yang paling maju di Timur Tengah suatu masa dulu, telah dihancurkan dengan berbagai jenis bom sehingga mengembalikannya ke zaman batu. Lebih 800,000 kanak-kanak Iraq menjadi yatim. Kebanyakan mereka hidup melarat dan terdedah kepada kegiatan tidak bermoral. Lama sebelum perang bermula, lebih setengah juta bayi dan kanak-kanak Iraq terkorban kerana kekurangan zat dan kemudahan perubatan akibat tindakan sekatan ekonomi yang dikenakan PBB atas desakan Amerika semenjak tahun 1991. Generasi yang sepatutnya menjadi harapan untuk mempertahan dan membangunkan negara pada masa depan telah habis dihapuskan secara sistematik. Sepanjang sekatan ekonomi, hampir semua jenis kemudahan yang diperlukan disekat sekeras-kerasnya termasuk kertas dan pen. Ini untuk memastikan generasi Islam di Iraq yang masih hidup akan terus menjadi bodoh tanpa bahan pendidikan yang sempurna.

Masihkah anda ingat, seluruh dunia dikejutkan dengan peristiwa yang berlaku di penjara Abu Gharib, Iraq. Betapa dahsyat apa yang kita saksikan berlaku di situ melalui foto-foto yang kita lihat tersiar di media massa seluruh dunia. Malahan, terdapat banyak lagi foto-foto ngeri tentang penyeksaan dan penderaan seksual ke atas tahanan lelaki, wanita serta kanak-kanak yang masih tersimpan rapat di dalam peti rahsia di Pentagon USA. Sebahagian besar bukti penyeksaan telah berjaya dimusnahkan oleh ‘Bush and the gang’, sebelum mereka meninggalkan Rumah Putih.

Tidak dilupakan, Vietnam juga dihancurkan lebih 35 tahun dulu sewaktu Amerika cuba menjajah negara tersebut (1965-1975). 3 juta orang awam dibunuh tanpa sebab. Banyak lagi negara lain di dalam dunia menerima nasib yang sama dari angkara Amerika, cuma kisahnya dibiarkan tersorok dalam lipatan sejarah silam. (untuk berita terkini dan analisis sila layari http://www.uruknet.info)

APA YANG PERLU KITA LAKUKAN? BAGAIMANA DAPAT KITA MEMBANTU?

BERMULA dengan ‘3B’: Berdoa. Berderma. Boikot.

BERDOA dan terus BERDOA UNTUK SAUDARA KITA.

Doa merupakan senjata bagi orang mukmin. Ibnu Abi Aufa berkata :

“Aku mendengar Rasulullah SAW berdoa di waktu peperangan Ahzab : “Wahai Allah, Tuhan yang menurunkan Al Kitab, dan Tuhan yang cepat perhitunganNya, kalahkanlah tentera-tentera musuh dan goncangkanlah mereka.” (Ibnu Mas’ud).

“Apabila hamba-hambaKu bertanya kepada engkau (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku hampir. Aku memperkenankan permohonan orang yang meminta jika dia meminta kepada Aku. Maka hendaklah mereka menyahut seruan aku serta beriman kepada Aku supaya mereka sentiasa berada dalam kebenaran.” (Al Baqarah 2:186)

BERDERMA
Di antara usaha lain yang InsyaAllah dapat kita lakukan ialah dengan menghulurkan derma sekadar yang mampu kepada warga Palestin (melalui badan-badan Amal tertentu). Mereka sajalah umat yang ada untuk menjadi sandaran bagi mempertahankan Masjidil Al Aqsa dan bumi Palestin buat masa ini. Hilang bangsa Palestin, hilanglah Al-Aqsa. Walaupun dalam keadaan yang serba daif mereka masih bertahan dengan izin Allah, hampir 60 tahun lamanya. Rakyat Palestin sangat sengsara akibat sekatan ekonomi oleh israel mutakhir ini. Bekalan makanan semakin berkurangan begitu juga ubat-ubatan. Jika mereka tidak ditolong oleh saudara-saudara Islam yang lain, maka ramailah di antara mereka yang akan mati akibat kebuluran dan penyakit. Kanak-kanak pula akan mati akibat tidak cukup zat dan ubat-ubatan. Oleh itu, pertolongan melalui derma oleh Umat Islam di Malaysia dan di seluruh dunia sangat-sangat diperlukan dengan segera. Lebih Memburukkan lagi keadaan apabila kerajaan pengganas israel pada 27 Disember 2009 melancarkan serangan berskala besar yang meragut banyak nyawa yang tidak berdosa terutama kanak-kanak. Beribu-ribu pula cedera parah, dan jika berpeluang untuk hidup, kebanyakan mereka akan mewarisi kecacatan kekal sepanjang hayat. Bom kimia WP (White Phosphorus) digunakan dengan berleluasa yang mengakibatkan kecederaan parah dan kematian yang mengerikan. SEGERALAH BERTINDAK!

BOIKOT

Nabi bersabda: “Apabila kamu melihat kemungkaran, hendaklah kamu cegah dengan tangan; jika tak mampu, dengan lidah; jika tak mampu juga, dengan hati; maka itu adalah selemah-lemah iman.” Riwayat Muslim.

(Dapatkan maklumat yang lebih terperinci, berserta senarai lengkap (bergambar) Barang Yang DiBoikot Sepenuhnya dan Barang Yang DiBoikot Sebahagian)

Kenapa perlu Boikot?

Setiap ringgit yang kita belanjakan untuk membeli produk seperti Coca Cola, Pepsi, Mirinda, Pringle’s, Kraft, Johnson&Johnson, Levi's, Caltex, Esso, McDonald, KFC, Burger King, dan banyak lagi, akan secara langsung menyumbangkan kepada kekukuhan ekonomi Amerika dan israel. Dengan kekukuhan ekonomi, mereka dapat mencipta lebih banyak senjata pembunuh dan pemusnah yang bakal digunakan terutamanya ke atas Umat Islam bukan sahaja di Iraq, Afghanistan, Palestin, malahan di seluruh muka bumi ini pada suatu hari nanti.

Sebagai manusia yang beragama dan bertamadun, sudah tentu kita tidak suka menggunakan cara keganasan yang digunakan oleh Amerika dan israel untuk menegakkan pendirian (dengan menjadi pembunuh dan pemusnah). Boikot adalah salah satu cara untuk meluahkan penentangan terhadap kezaliman, ketidakadilan dan keganasan zionis; tanpa perlu kita bertindak ganas. Sebagai pengguna, kita mampu memainkan peranan untuk merubah keadaan. Kalau tak mampu boikot semua produk keluaran Amerika dan syarikat yang menyokong israel, kita bermula dengan beberapa item yang kita mampu dulu, InsyaAllah. Kita sebagai Insan yang lemah hanya merancang, mencari ikhtiar dan berusaha, Allah Taa'la yang Maha menentukan segalanya. Walau apapun, perjalanan 1000 batu bermula dengan satu langkah.

Bagi kita rakyat Malaysia yang merdeka, kita masih mampu mengubah keadaan dengan lidah dan tangan. Sebagai pengguna pula, kita masih mampu untuk berbuat sesuatu dengan kuasa membeli yang ada pada kita. Kita juga mampu menggunakan lisan kita untuk memberi penerangan dan pendidikan kepada oran lain.

Sewaktu Nabi Allah Ibrahim a.s dibakar oleh Namrud dengan api yang menjulang seperti gunung, seekor burung membawa beberapa titis air di dalam paruhnya untuk cuba membantu memadamkan api yang membakar. Burung-burung yang lain mengatakan apalah gunanya engkau membawa beberapa titis air untuk memadamkan api yang menggunung itu. Belumpun sempat air itu jatuh ke bawah, sudah tentu hilang sekelip mata akibat kepanasan api. Burung yang cuba membantu menjawab, "sekurang-kurangnya, aku tidak berpeluk tubuh tanpa cuba berbuat sesuatu. Setidak-tidaknya aku telah berusaha setakat termampu untuk menyelamatkan agama Allah di atas muka bumi ini."

(Ar Raad 13:11) "Sesungguhnya Allah tidak mengubah apa yang ada pada sesuatu kaum sehingga mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri …"

Apakah matlamat yang ingin dicapai dengan memBoikot?

Aktiviti pemboikotan barangan negara-negara yang terlibat dalam keganasan membunuh Umat Islam bukan sahaja dipraktikkan oleh kita di Malaysia sahaja malahan di merata tempat di seluruh dunia dengan matlamat untuk menghentikan keganasan Amerika Syarikat dan sekutunya terhadap orang awam yang tidak berdosa. Sebahagian dari penduduk di negara-negara Timur Tengah telah lama mengambil langkah ini. Sebahagian rakyat Eropah misalnya dari Norway, Belgium, Greece, Perancis, Sepanyol dan lain-lain lagi telahpun secara terbuka memulau barangan Amerika, israel dan negara penyokong mereka. InsyaAllah, dengan gabungan ini, tidak dapat tidak, syarikat-syarikat gergasi Amerika terutamanya akan terasa juga bahangnya. Hanya 10% penurunan dalam jualan mereka di seluruh dunia akan membuatkan pelabur-pelabur mereka melompat dari kerusi. Ini diharapkan dapat memaksa mereka untuk mengkaji dan menilai kembali sokongan terhadap dasar luar kerajaan mereka yang ganas. (Untuk maklumat dan gambaran jelas layari http://www.inminds.co.uk/)

Cari Alternatif - Alhamdulillah, mutakhir ini, telah terdapat banyak produk kegunaan harian keluaran Malaysia yang lebih murah dan bermutu tinggi. Kalau dahulu, kita hanya kenal Colgate, tetapi hari ini kita dapat berbangga dengan produk ubat gigi keluaran negara kita sendiri seperti Safi, Najwa, Halagel, Mukmin, Raiya yang kesemuanya berstatus Halal. Begitu juga dengan produk sabun, kita sudah punya banyak alternatif lain selain dari Fab (USA) dan Breeze (England); misalnya Puteri Emas, Daia, Harimau Kuat dan banyak lagi. Nestle merupakan salah satu penyumbang utama kepada Ekonomi israel. Oleh itu, carilah alternatif kepada Milo >>>(Vico - buatan Malaysia, MyVico-M’sia), Maggie mee >>>(Mamee, Adabi, Rusky - Malaysia, Indo Mi - Indonesia), Cap Junjung >>> (Marigold, F&N, Dairy Champ - Malaysia), Nescafe >>> (Radix, Gold Choice, Super CoffeeMix - Malaysia, Indocafe-Indonesia) dan banyak lagi pilihan yang lain dengan kualiti yang setanding dan harga yang lebih murah.

Adakah cara ini efektif? Proses pemulauan barangan pernah dilakukan oleh sebahagian penduduk dunia ke atas regim kulit putih Apartheid di Afrika Selatan yang menindas kaum kulit hitam berabad lamanya. Hasilnya, ekonomi regim Apartheid terpukul dan seterusnya melemahkan mereka dan akhirnya terpaksa menyerahkan kembali negara tersebut kepada mereka yang berhak. Ini memberi ruang kepada penduduk asal menikmati kembali hak mereka di mana Presiden Nelson Mandela yang dipenjarakan oleh tentera regim kulit putih berbelas tahun lamanya akhirnya dibebaskan.

Bagi negara-negara kapitalis, kekuatan ekonomi merupakan kunci bagi mereka menakluki dunia dan menjalankan aktiviti keganasan sesuka hati mereka. Kebanyakan punca kekayaan yang mereka perolehi semenjak berkurun dulu datang dari hasil rompakan yang mereka lakukan ke atas negara-negara timur dan Afrika yang kaya dengan hasil bumi yang ditakluki mereka. Hari ini, ekonomi mereka disokong penuh oleh sebahagian besar pengguna di dunia terutamanya melalui pembelian produk dari negara Amerika.

Walaubagaimanapun, mutakhir ini dunia menyaksikan Amerika dan negara-negara Eropah mengalami kejatuhan ekonomi yang terburuk di dalam sejarah. Ini diharapkan dapat merencatkan keegoan mereka untuk terus membuli negara-negara lemah dan mencipta lebih banyak pembunuhan dan kemusnahan. Sebagai pengguna, ini adalah kesempatan terbaik untuk digunakan bagi memberi tekanan serta menyampaikan mesej yang jelas kepada kerajaan Amerika supaya berhenti dari terus menyokong keganasan israel secara membuta tuli.

Keadaan ini juga membuka ruang kepada rakyat Malaysia untuk memberi sokongan penuh kepada produk tempatan dan di dalam masa yang sama membebaskan diri dari kebergantungan hidup kepada produk dari luar. Menyokong produk tempatan menjadikan Malaysia negara yang berdikari. Lebih banyak kita menggunakan produk tempatan, lebih mengukuhkan ekonomi negara kita sebenarnya.
Kenapa kita masih lagi terpaksa menjual sebahagian barangan yang diBoikot?

Tidak dapat kami nafikan bahawa usaha memboikot barangan USA dan penyokong israel bukanlah sesuatu yang mudah disebabkan beberapa faktor. Faktor utama ialah kebergantungan semenjak sekian lama rakyat Malaysia terhadap produk impot.

Terdapat beberapa jenis jenama barangan yang telah menjadi sebati dengan pengguna di Malaysia. Produk-produk ini telah kita gunakan dalam kehidupan harian kita semenjak zaman datuk nenek lagi. Sebahagian besar dari kita telahpun beranggapan bahawa produk tersebut berasal dari negara kita sendiri disebabkan terlalu lama penggunaannya dan sangat popular. Antara jenama yang sangat popular di negara kita yang hampir kesemua rakyat Malaysia menggunakannya ialah Milo, Maggie, Kiwi, Colgate dan banyak lagi.

Semenjak puluhan tahun dulu lagi, saban hari kita disajikan dengan iklan produk-produk tersebut melalui media cetak dan elektronik; siang dan malam. Sebagai syarikat multinasional yang kaya, syarikat-syarikat yang menyokong israel boleh dikatakan memonopoli sepenuhnya ruangan iklan, terutamanya di kaca TV. Kebanyakan syarikat tempatan tidak mampu untuk bersaing melalui pengiklanan disebabkan kosnya yang sangat mahal. Kebanyakan pengguna di Malaysia pula boleh dikatakan sangat terkesan dengan pengaruh iklan yang mereka tontoni di dalam membuat keputusan terhadap pembelian.

Kadar penggunaan produk Milo oleh rakyat Malaysia adalah di antara yang tertinggi di dunia. Milo telah diperkenalkan kepada rakyat Malaysia semenjak dari mereka kecil lagi. Milo mula bertapak di Malaysia lebih dari 50 tahun dahulu. Oleh itu, untuk memaksa pengguna Milo di Malaysia berhenti menggunakan produk tersebut serta-merta, tidak ramai orang yang mampu melakukannya. Di dalam menangani kes seperti ini, pihak Sabasun akan cuba mengambil langkah strategi jangka panjang.

Contoh kes: Produk penjagaan bayi Johnson & Johnson mula diboikot pada tahun 2006 yang lalu. Johnson & Johnson merupakan salah satu syarikat Amerika yang hipokrit. Di dalam iklan-iklan mereka, ditonjolkan tentang betapa prihatinnya syarikat itu terhadap keselamatan dan penjagaan bayi di seluruh dunia. Hakikatnya, mereka merupakan salah satu penyumbang kewangan yang utama supaya rejim zionis boleh terus membunuh bayi-bayi serta kanak-kanak yang tidak berdosa. Mereka melakukannya melalui (kononnya) pembelian sebuah syarikat israel, Colbar LifeScience. Pada 3 Ogos 2006 yang lalu, di waktu tentera israel sedang galak membunuh rakyat Lubnan, Johnson & Johnson tidak sabar-sabar menghulurkan bantuan kepada israel sebanyak USD 159 juta, kononnya untuk menambah pelaburan dalam Colbar.

Proses pemboikotan terpaksa dilakukan secara berperingkat memandangkan penggunaan produk ini yang meluas di kalangan pengguna di Malaysia serta faktor sejarah dan jenamanya yang sudah lama bertapak di negara kita. Strategi yang digunakan ialah dengan memboikot 30 jenis barangan daripada jumlah keseluruhan 126 jenis pada peringkat pertama. Pada tahun berikutnya, 100 jenis dari 126 jenis barang berjaya diboikot. Hanya beberapa jenis yang masih mendapat permintaan pelanggan dijual seperti bedak bayi. Di samping itu, ruangan jualan dan pameran dihadkan serta sebarang bentuk pengiklanan, aktiviti promosi atau sampel barangan tidak dibenarkan. Dengan produk alternatif tempatan yang ditawarkan berserta sokongan pelanggan, jualan produk dari syarikat Amerika ini semakin berkurangan dari sehari ke sehari lalu dapat diboikot sepenuhnya sebelum berakhir bulan Januari 2009. Pengguna yang berbelanja di Sabasun mula selesa memilih bedak bayi buatan tempatan seperti Carrie, Safi Manja Care, Do Re Mi dan beberapa jenis lagi.

Kuasa mutlak terletak di tangan pengguna. Andalah yang menentukannya. Bantulah kami dengan mengurangkan penggunaan produk yang diboikot; dan seterusnya mencari alternatif kepada produk terbabit.

Kenapa Disney pun perlu diBoikot?

Selain dari menjadi penyumbang kepada ekonomi Amerika dan israel, Syarikat Disney melalui filemnya memainkan peranan penting untuk menanamkan rasa kekeliruan serta kebencian, terutamanya kepada golongan kanak-kanak. Contohnya filem animasi bersiri Aladin, yang telah tersiar semenjak hampir 20 tahun dulu. Di dalam filem ini, orang Arab digambarkan sebagai ganas dan jahat. Orang Arab yang ‘jahat’ di dalam filem ini akan bertutur di dalam bahasa Inggeris dengan pelat Arab yang pekat. Manakala hero dan heroin di dalam cerita tersebut pula akan bertutur bahasa Inggeris Amerika yang standard. Di dalam filem itu digambarkan Baghdad (Iraq) dipenuhi dengan orang-orang jahat. Anak-anak kecil terutamanya dari Amerika akan membesar dengan mendapat gambaran yang salah dan kebencian yang menebal kepada bangsa Arab. Hari ini, sebahagian anak-anak dari Amerika ini menjadi tentera yang menyerang Iraq dan Afghanistan. Mereka menyeksa dan membunuh manusia sesuka hati akibat dari perasaan benci yang menebal akibat dari gambaran buruk yang ditonjolkan dengan salah oleh Disney terhadap orang-orang Arab.

Tidak cukup dengan itu, Disney juga pernah menggunakan taman temanya ‘Disneyland’ di Florida Amerika untuk membuat satu pertunjukan bagi menggambarkan bahawa Baitulmaqdis adalah ibu negara israel. Baitulmaqdis telah diduduki secara haram oleh israel. Perkara ini telah diisytiharkan oleh undang-undang antarabangsa dan disahkan melalui resolusi 242, 237 dan 405 Pertubuhan Bangsa-bangsa Bersatu. Resolusi PBB juga menyatakan, Baitulmaqdis (Jerusalem) tidak boleh menjadi ibu negara israel. Disney memperuntukkan sejumlah USD 8 juta bagi merealisasikan projek itu, dimana israel turut menghulurkan sumbangan sebanyak USD 1.8 juta.

TERKINI

Usaha boikot telah mula menampakkan kesan dan memberi tekanan kepada ekonomi Amerika dan sekutu mereka. Coca-Cola mengalami kejatuhan jualan 20% di seluruh dunia. 20% merupakan satu peratusan yang besar buat syarikat itu yang memungkinkan kerugian berbilion dolar. Begitu juga dengan syarikat-syarikat penyokong zionis yang lain. Ditambah dengan keadaan ekonomi yang sangat gawat, Amerika, israel dan sekutu mereka juga berada dalam keadaan yang sangat tertekan. Semuga keadaan ini dapat meredakan keganasan dan kebinatangan mereka; juga bakal menghancurkan cita-cita mereka untuk menguasai dunia, Insya Allah!
"Dan berpegang teguhlah kamu sekelian dengan tali Allah dan janganlah kamu bercerai berai."(Ali Imran : 103)

"...dan sememangnya tidak ada yang mengampunkan dosa-dosa selain Allah..."~Ali Imran : 135~
*p/s: Semua perkataan yang melibatkan ‘negara haram’ israel, secara sengaja ditulis dengan huruf kecil. Ini adalah kerana israel sememangnya tidak layak untuk diiktiraf sebagai sebuah negara pun.

Published on 18 February 2012

Posted on Saturday, February 18, 2012 by wirajiwa Faintallah

No comments

Thursday, February 2, 2012

“Abang,.. abang, bangun sembahyang asar.”

Wah bukan main sedapnya tidur. Sampaikan sembahyang asar pun kena berkejut ni. Hehehe.
Sembang-sembang tempat tidur.

“Tadikan bang, ada Ani datang, dia jual produk (nama dirahsiakan). Dulu kesian dia, badan dia besar(gemuk gilerlah maksudnya tu). Tapi sekarang dah cantik, nampaklah susuk(potongan) badan dia.”

Aku yang tak berapa nak bukak lagi bijik mata ni terus rasa segar bugar. Dan aku jawab.
“aaaa…maksudnyer, abang tak faham.”

“Tak derlah, kalau dulu kesian dia, malu dan asyik pakai baju jubbah je. Sekarang bolehlah nak berpakai-pakaian sikit(berfesyen dan melaram-laram *ngikut definasi aku lerr ).” Aku diam tak der komen, lepas tu isteri aku sambung lagi. “Alhamdulillah-lah.”

Dan aku pun respon. “maksudnya?”

“Maksudnya apa pulak?”

“Yelah , ayang kata Alhamdulillah, Alhamdulillah untuk apa pulak daripada kejadian tu?”

“Ye, syukurlah, dulu kesian ke-dia”

Aku diam, diam bukan sebab nak cari ayat nak cakap apa. Tapi diam sebab nak cool down-kan sikit hati yang tengah panas. Lalu lepas tu aku jawab.
“Syukur apanya, kalau dulu dia gemuk dan potongan badan tak cantik, dia justeru menutup aurat. Pakai jubah dan baju-baju yang longgar. Tapi sekarang bila Allah bagi kurus, bagi cantik. Dia dedah aurat dengan berpakaian yang melihatkan potongan tubuh badan dia. Itu bukan rahmat itu musibah!!” Menyinga aku dibuatnya.

“Abang ni…,(sambil moncong), ayang belum habis cakap lagi abang dah naik angin.” Aku diam agak lama sikit. Lepas tu baru jawab dengan tenang.

“Abang sebenarnya rasa kecewa. Sentiasa abang menulis dan bercakap  berkenaan yang dikatakan fitnah-fitnah akhir zaman. (Macam mengkritik filem,rancangan tv dan ideology politik sekarang.) dengan harapan ayang dan anak-anak faham apa yang dikatakan fitnah-fitnah akhir zaman. Yang dikatakan kesan-kesan sampingan, kemudharatan-kemudharatan yang bakal berlaku jika kita lari dari kehendak Allah. Sentiasa juga abang memperkatakan hal berkenaan umat akhir zaman ni dah tak jelas mana yang buruk dan mana yang baik. Yang buruk nampak macam baik, dan yang baik nampak macam buruk. Dan ini adalah salah satu yang dikatakan fitnah-fitnah tersebut.

Apalah ertinya mendapat tubuh badan yang cantik, kalau selama ini dengan bertubuh  gemuk dia sentiasa kekal sebagai seorang perempuan yang menutup aurat dan kehormatannya. Tetapi tak sempat lama Allah bagi kecantikan tubuh badan pada dia. Dia dah berani memakai pakaian yang memperlihatkan potongan tubuh badannya.

Konsepnya mudah. Sesuatu yang berlaku keatas kita, walau pun zahirnya kelihatan baik, tetapi jika fenomena yang berlaku keatas kita itu menyebabkan kita menyimpang dari kehendak Allah dan RasulNya, maka itu adalah MUSIBAH.

Dan sesuatu yang kelihatan pada mata kasar adalah sesuatu yang tidak baik atau kurang baik. Tetapi penzahiran dari fenomena tersebut adalah, kita mampu kekal dalam perintah  dan kehendak Allah. Maka itu adalah RAHMAT.

Dan dalam hal kawan Ayang tu, dulu dia gemuk, dan kerana gemuk tersebut membuatkan dia sentiasa memakai pakaian yang longgar dan tidak menampakkan susuk tubuhnya, tapi sekarang bila badan dah solid, dah cantik dah ramping, dia lansung memakai pakaian yang menampakkan susuk dan bentuk tubuhnya. Maka adalah jauh lebih baik dia kekal dalam keadaan gemuk, tetapi berada didalam rahmat Allah”

“abang ni itu pun nak marah.”

“Abang cuma risau bila memikirkan hadits Rasulullah SAW, yang maksudnya lebih kurang macam ni.” “Kalau tiba keadaan tersebut(ketika keluarnya dajal) maka ikatlah anak isterimu didalam rumah, walaupun mereka akhirnya mati kebuluran, itu lebih baik dari mereka mengikut dajal dan pengikut-pengikutnya”(aku tak ingat hadits ni aku dapat dari mana, dan aku juga tidak ingat isi mantannya secara keseluruhan. Tapi maksudnya lebih kurang bergitu. Kepada sesiapa yang tahu sila betul dan sempurnakan terima kasih)

Diam dan…

“Bang,..bangunlah , sembahyang asar.” Dan aku senyum bila dengar peringatan darinya. Kerana isterinya yang sentiasa mengingatkan suami mereka mengenai perintah Allah akan masuk syurga 1000 tahun mendahului suaminya yang masuk syurga tanpa hisab. Namun bab mudah sangat terpesong sikit-sikit tu, alah , biasalah, orang pompuan dengan kecantikan. Ibu-ibu Ustazah pun khilaf kalau bab yang satu ni.

Posted on Thursday, February 02, 2012 by wirajiwa Faintallah

No comments

Wednesday, January 18, 2012

Memperingati Tragedi Deir Yassin – 9 April 1948

Tarikh 9 April akan sentiasa terpahat di hati rakyat Palestin sebagai tragedi pilu yang masih dirasai sehingga kini. Meskipun tragedi dahsyat itu sudah berlalu 63 tahun yang lalu, ia tetap menghantui rakyat Palestin dan sesiapa sahaja yang punya rasa kemanusiaan tanpa mengira bangsa dan agama.

Pada dinihari sekitar 4.30 pagi Jumaat 9 April 1948, kumpulan pengganas zionis Haganah membariskan 33 orang yang menghadiri majlis perkahwinan di sepanjang tembok bangunan. Kesemua mereka termasuk pasangan pengantin kemudiannya ditembak tanpa belas kasihan. Hanya seorang kanak-kanak yang berumur 12 tahun ketika itu hidup untuk menceritakan pengalaman ngeri yang disaksikan dengan mata kepalanya sendiri. Terselamat kerana dilindungi oleh mayat-mayat ahli keluarganya , beliau melihat sendiri bagaimana adek perempuannya yang berusia 4 tahun bersepai kepalanya ditembak oleh pengganas-pengganas tersebut.

Itulah dia tragedi Deir Yassin yang akan kekal ditulis dengan tinta darah. Peristiwa yang amat dahsyat ini dilakukan oleh sekelompok manusia yang mendakwa mereka diseksa dengan kejam oleh Nazi di kem-kem Auswitch, Bergen-Belsen dan Dachau. Ternyata kezaliman dan tindakan yang tidak akan dilakukan oleh haiwan sekalipun membuktikan bahawa pendukong zionis hanya berselindung disebalik penderitaan mereka untuk melakukan perbuatan yang jauh lebih keji dari apa yang mereka alami. Peristiwa Deir Yassin menyaksikan bagaimana tahap kemanusiaan sudah jatuh ke tahap yang amat keji sehingga tidak mungkin dibayangkan oleh sesiapa yang masih waras akal fikirannya. Cukuplah apa yang didedahkan oleh beberapa orang yang terselamat kerana terlindung di sebalik tumpukan mayat dan timbunan batu dan kayu yang menyaksikan bagaimana wanita-wanita hamil dirodok perut mereka dan dikeluarkan janinnya.

Semua ke 25 orang ibu yang mengandung dipaksa melihat bagaimana bayi yang mereka kandung dikerat sebelum menghembuskan nafas yang terakhir. Kanak-kanak pula dipancung di hadapan ibu-ibu mereka. Seramai 52 orang kanak-kanak dibunuh secara kejam begini. Ternyata perbuatan amat biadap ini sengaja dirancang untuk menimbulkan ketakutan yang mencengkam di sanubari rakyat Palestin supaya mereka segera meninggalkan tanah air mereka demi keselamatan diri dan keluarga. Siri-siri pembunuhan beramai-ramai ini telah berlaku di banyak tempat sebelum Deir Yassin, namun sebagai umat yang bermaruah, rakyat Palestin sama-sekali tidak akan menyerah kalah. Mereka tetap bertahan dan mempertahankan kampong halaman mereka meski terpaksa berhadapan dengan kumpulan pengganas Zionis yang disokong oleh Bangsa-bangsa Bersatu, British dan negera-negara Eropah.

Bantuan kewangan dan senjata terus dinikmati oleh tiga kumpulan pengganas yahudi seperti Irgun, Haganah dan Stern gang. Menjelang November 1974 apabila pelan pemisahan (partition plan) dilaksanakan oleh PBB melalui resolusi 181, pengganas-pengganas yahudi sudah memiliki 16,000 senjata api ringan, 1000 mesin gun dan 750 mortas. Dengan pelbagai senjata ini mereka menceroboh kampong halaman rakyat Palestin di Qilqiya, Nablus, Akka, Tulkarem, Beersheba, Baisan, Haifa dan Yaffa. Kemuncaknya ialah pembunuhan yang berlaku di Dier Yassin pada 9 April 1948.

Tindakan biadap kumpulan Haganah disempurnakan oleh Irgun yang dipimpin oleh tak lain dan tak bukan Menachem Begin. Dia bersama rakan-rakan remajanya, lelaki dan perempuan melakukan ‘operasi pembersihan’ ke atas Deir Yassin. Para doctor dari Persatuan Palang Merah menyaksikan bagaimana para remaja ini memastikan tidak ada yang hidup dengan membunuh sesiapa sahaja yang masih bergerak dengan sub mesin gun, bayonet dan pisau. Cara pembunuhan mereka tidak pernah dilakukan di dalam sejarah iaitu dengan meniris mangsa dari hujung kepala ke hujung kaki dan membiarkan mereka mati dengan penuh seksa.

Menachem Begin kemudiannya diangkat menjadi Perdana Menteri Israel dan dijulang sebagai pejuang kemanan dunia yang dianugerahkan hadial nobel untuk keamanan. Anugerah berprestij ini dikongsi bersama Anwar sadat hasil dari perjanjian damai Camp David pada tahun 1978 di antara Mesir dan Negara haram Israel. Satu perjanjian yang menyaksikan Anwar Sadat dihina di seluruh dunia dengan mengiktiraf Israel dan ditempelak oleh Menachem Begin dengan ucapan biadapnya ‘Selamat dating ke Jerusalem, ibu Negara abadi Israel’. Perjanjian inilah yang telah menggadaikan maruah umat Islam dan rakyat Mesir. Mesir yang sebelum itu merupakan satu-satunya Negara Arab yang mempunyai kekuatan yang standing dengan Israel bertukar menjadi kambing yang dikebirikan. Sejak tahun 1978 hingga tumbangnya Hosni Mubarak pada bulan Februari 2011, Mesir diberikan kepercayaan penuh oleh Amerika Syarikat untuk memastikan keselamatan Israel sentiasa dipelihara.

Tragedi Deir Yassin adalah symbol berdirinya Negara haram Israel di atas darah rakyat Palestin yang tumpah membasahi bumi. Menachem Begin di dalam bukunya ‘The Revolt’ dengan bangganya mengatakan :

“Tanpa apa yang dilakukan di deir Yassin maka tidak akan wujud Negara Palestin. Dia menambah; ketika Haganah menjalankan beberapa operasi yang Berjaya di medan-medan lain…orang-orang Arab menyelamatkan diri mereka dengan disertai panic sambil menjerit ketakutan ‘Deir Yassin!’

 Menachem Begin dan semua pepimpin Israel yang dijulang sebagai negarawan dan pejuang keamanan dunia seperti Arial Sharon dan Shemon Peres adalah remaja-remaja bersenjata yang membunuh rakyat palestin tanpa sedikitpun merasa bersalah. Kejadian pembunuhan beramai-ramai di Sabra dan Shatila pada tahun 1982 yang menyaksikan lebih 3,000 rakyat Palestin dibunuh dengan kejam oleh Arial Sharon adalah bukti jelas bahawa ‘modus operandi’ mereka tidak akan berubah. Inilah pendekatan yang masih digunakan oleh Israel di Gaza, Nablus, Ramallah, Jenin, Baitul maqdis dan al-Khalil bagi mengekalkan pendudukan, pengepungan dan penghinaan ke atas Masjid al-Aqsa. Bagi mereka nyawa rakyat Palestin tidak punya harga dan mereka akan hapuskan seramai mana rakyat palestin yang diperlukan bagi memastikan Negara haram Israel terus kekal dan lestari.
Luka Deir Yassin masih berdarah meski sudah berlalu 63 tahun. Satu-satunya jalan untuk menyembuhkan luka yang amat pedih yang ditanggung oleh rakyat Palestin ini ialah dengan berjuang untuk mengembalikan maruah saudara kita di Palestin.
WAHAI ORANG-ORANG YANG TIDUR, BANGUN!!

Artikel dipetik dari : http://menggapaihusnulkhotimah.blogspot.com/2011/04/memperingati-tragedi-deir-yassin-9.html

Published on 18 January 2012

Posted on Wednesday, January 18, 2012 by wirajiwa Faintallah

No comments

Saturday, November 5, 2011

Selamat menyambut hari raya korban untuk semua kaum kerabat dan sahabat handai. Semoga Allah melimpahkan keberkataan dan pengertian pengorbanan itu disematkan kedalam diri setiap dari kita.
Sebenarnya dalam kehidupan yang sangat singkat ini besar atau kecil pengorbanan yang dilakukan itu bukanlah menjadi soal atau ukuran. Tetapi keikhlasan pada setiap pengorbanan itulah yang menjadi ukuran.
Dikatakan, orang yang paling banyak berkorban adalah orang yang paling mengerti dan memahami nilai hidup ini. Dan bergitulah sebaliknya, yaitu orang yang paling mengerti dan memahami kehidupan ini, pasti ianya tidak berat untuk berkorban.
Dan sesungguhnya pengorbanan itu berat bagi yang mencintai dunia ini. Namun ianya manis bagi mereka-mereka yang mengingati mati dan mereka yang mencintai kampong halaman yang kekal. Dan sesungguhnya hidup dan mati itu sangat adil perjalanannya. Dan kita pasti akan diperhitungkan apa yang telah kita lakukan.
Selamat menyambut Hari Raya Aidiladha.

Posted on Saturday, November 05, 2011 by wirajiwa Faintallah

No comments

Malaysian Business Locations Directory